Ningku, Dewi Muflihah
Di seri hari ini, aku akan mengenalkan salah satu sepupuku, namanya Dewi Muflikhah, tapi panggilannya Leli, dan aku manggil dia Ning. Entah sejak kapan, kayaknya sejak aku SMP. Jangan tanya kenapa aku manggil dia pake sebutan itu, karena aku pun sudah lupa apa alasan sebenernya aku manggil gitu. Dia adalah alumni pondok pesantren Darul Ulum. Dia juga akhirnya menempuh pendidikan SMP dan SMA di lingkungan pondok. Kami sering ketemu ketika liburan sekolah. Karena sejak kelas 4 SD, setiap kali liburan sekolah, jadwalku selalu sama, main ke Mojokerto (ke rumah Nenek sekaligus main ke rumah Ning). Okey, aku sama Ning punya selisih usia 2 bulan, itulah kenapa aku sama dia jadi cocok satu sama lain. Selain karena kita perempuan, kita juga sebaya. Sejak kami kecil, aku dan Ning sering dibuatkan Ibu baju kembaran, terutama saat hari raya Idul Fitri. Jadi, kalau kami sedang bersama dan memakai baju sama, banyak keluarga yang menganggap kami anak kembar. Bahkan ada keluarga yang tidak bisa...